Dalam logika rumah tangga atau bisnis yang waras, menyisakan uang belanja adalah prestasi. Jika Anda diberi bekal Rp5 juta dan bisa hidup layak dengan Rp4,5 juta, Anda cerdas. Anda efisien. Namun, logika waras ini mati seketika saat melangkah masuk ke gerbang birokrasi keuangan negara. Di sana, penghematan adalah anomali yang harus dihukum. Kita hidup dalam…
